Januari
lalu, mengingatkanku pada butiran hujan yang sudah berlalu. Menanti datangnya
angin berhembus pelan menyampaikan kabar gembira. Lalu aku menunggu siang, menunggu
sang warna merah menyala untuk menyapaku di rasa lelahku. Namun kekuatanku
mengalahkan masa laluku.
Ternyata, butiran hujan melewatiku agar aku kembali dan jatuh
pada masa itu, namun kekuatan terus mengalahkanku. Kenangan pada butiran hujan
yang jatuhnya tak beraturan namun bersamaan, membuatku tahu bahwa semua kenangan
itu adalah ingatanku. Bukan untuk kembali melainkan mempelajari.
Semua bisikkan enggan menapakku untuk selalu bertahan. Semua Goresam kata selalu mempertahankan !!! Tak ku pikir... dan tak ku dengar... begitu teliti, namun kuingat. Bahwa semua yang kupijaki lantas ku lalui, bahwa semua yang hadir adalah PELAJARANKU.
Karya : Sarraswati
Sinun Dasy (Mahasiswa Program Studi
Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia) IKIP Muhammadiyah Maumere

Luar biasa karyanya
BalasHapusTruslah berkarya dinda